Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan

9 Agu 2012

Upgrade windows 8


 Para pengguna Windows, khususnya Windows 7, tentu saja berharap akan mulus saat melakukan upgrade ke Windows 8 ketika OS itu tersedia (dijanjikan Oktober). Tapi mereka yang memakai Vista atau XP mungkin menguatirkan proses upgrade yang berbelit.
Nah agar tidak was-was terus-menerus,  berikut adalah detail tentang kemungkinan jalur upgrade Windows 8.
Pengguna Windows XP (SP3) bisa melakukan upgrade ke Windows 8, tapi yang tersisa hanyalah file-file pribadi kamu. Artinya, aplikasi atau seting sistem yang kamu miliki di Windows XP tidak akan terbawa ke Windows 8.
Hal yang sama juga berlaku bagi pengguna Vista yang tanpa Service Pack. Beruntunglah jika Vista kamu adalah SP1, karena seting sistem akan ikut diangkut ke Windows 8.
Pemakai Windows 7 lebih beruntung. Semua data pribadi, seting sistem, dan bahkan aplikasi-aplikasi yang sudah ada akan disertakan dalam Windows 8 saat  kamu melakukan upgrade. Namun ini juga tergantung pada versi Windows 7 yang kamu miliki dan versi Windows 8 yang kamu inginkan.
Jika menginginkan Windows 8 versi basic, kamu bisa meng-upgrade dari Windows 7 Starter, Home Basic, atau Home Premium. Untuk Windows 8 Pro, kamu bisa melakukan upgrade dari Windows 7 Starter, Home Basic, Home Premium, maupun versi Pro dan Ultimate. Kalau mau upgrade ke Windows 8 Enterprise, kamu hanya bisa melakukannya dari Windows 7 Pro atau Ultimate.
O ya, file dan seting yang kamu miliki juga tidak akan hadir di Windows 8 kalau kamu meng-upgrade dari versi 32-bit ke versi 64-bit.
Namun saat ini pihak microsoft baru merealese versi preview nya, guna menyempurnakan windows 8 dari bug dan corupt error
jadi kamu bisa menikmati windows 8 secara cuma-cuma, tinggal download aja..
jika kamu berminat mencobanya, kamu bisa download file ISO nya di sini
32 bit 2.5 GB
64 bit 3.3 GB

Product Key:   TK8TP-9JN6P-7X7WW-RFFTV-B7QPF
readmore »»  

2 Jun 2010

OS

Biasanya, istilah Sistem Operasi sering ditujukan kepada semua software yang masuk dalam satu paket dengan sistem komputer sebelum aplikasi-aplikasi software terinstall. Dalam Ilmu komputer, Sistem operasi atau dalam bahasa Inggris: operating system atau OS adalah perangkat lunak sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah kata dan browser web.

Secara umum, Sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditempatkan pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan "kernel" suatu Sistem Operasi

Kalau sistem komputer terbagi dalam lapisan-lapisan, maka Sistem Operasi adalah penghubung antara lapisan hardware dan lapisan software. Lebih jauh daripada itu, Sistem Operasi melakukan semua tugas-tugas penting dalam komputer, dan menjamin aplikasi-aplikasi yang berbeda dapat berjalan secara bersamaan dengan lancar. Sistem Operasi menjamin aplikasi software lainnya dapat menggunakan memori, melakukan input dan output terhadap peralatan lain, dan memiliki akses kepada sistem file. Apabila beberapa aplikasi berjalan secara bersamaan, maka Sistem Operasi mengatur skedule yang tepat, sehingga sedapat mungkin semua proses yang berjalan mendapatkan waktu yang cukup untuk menggunakan prosesor (CPU) serta tidak saling mengganggu.


Dalam banyak kasus, Sistem Operasi menyediakan suatu pustaka dari fungsi-fungsi standar, dimana aplikasi lain dapat memanggil fungsi-fungsi itu, sehingga dalam setiap pembuatan program baru, tidak perlu membuat fungsi-fungsi tersebut dari awal.


Sistem Operasi secara umum terdiri dari beberapa bagian:

1. Mekanisme Boot, yaitu meletakkan kernel ke dalam memory
2. Kernel, yaitu inti dari sebuah Sistem Operasi
3. Command Interpreter atau shell, yang bertugas membaca input dari pengguna
4. Pustaka-pustaka, yaitu yang menyediakan kumpulan fungsi dasar dan standar yang dapat dipanggil oleh aplikasi lain
5. Driver untuk berinteraksi dengan hardware eksternal, sekaligus untuk mengontrol mereka.


Sebagian Sistem Operasi hanya mengizinkan satu aplikasi saja yang berjalan pada satu waktu (misalnya DOS), tetapi sebagian besar Sistem Operasi baru mengizinkan beberapa aplikasi berjalan secara simultan pada waktu yang bersamaan. Sistem Operasi seperti ini disebut sebagai Multi-tasking Operating System (misalnya keluarga sistem operasi UNIX). Beberapa Sistem Operasi berukuran sangat besar dan kompleks, serta inputnya tergantung kepada input pengguna, sedangkan Sistem Operasi lainnya sangat kecil dan dibuat dengan asumsi bekerja tanpa intervensi manusia sama sekali. Tipe yang pertama sering disebut sebagai Desktop OS, sedangkan tipe kedua adalah Real-Time OS


Sebagai contoh, yang dimaksud sistem operasi itu antara lain adalah Windows, Linux, Free BSD, Solaris, palm, symbian, dan sebagainya.



Refrensi : Wikipedia
readmore »»